1. Rd. Adipati Aria Soeria Kartalegawa I

From Rodovid EN

Person:906221
Jump to: navigation, search
KABUPATEN GARUT
KABUPATEN GARUT
Lineage Wiratanudatar
Sex Male
Full name (at birth) 1. Rd. Adipati Aria Soeria Kartalegawa I
Parents

9. Nyi Rd.Alkiyah / Nyi. R. Rajakusumah / Nyi.Rd. Rajaretna [Wiratanudatar]

2. RAA Surianata Legawa (Patih Sukabumi) / Rd. Kartawinata [Wiratanudatar]

[1][2][3]

Events

child birth: Adipati Moh. Musa Suria Angga Kartalegawa [Wiratanudatar]

title: Bupati Garut ke V (1915-1929)

Notes

Catatan Admin : Endang Suhendar alias Idang


Foto :http://www.garutkab.go.id/pub/static_menu/detail/sekilas_bupati2 www.garutkab.go.id


Deskripsi Bupati Garut dari Masa ke Masa

Sejak periode Kabupaten Limbangan baru yang beribukota di Suci sebagai cikal bakal Kabupaten Garut sampai dengan periode setelah muncul nama resmi “Kabupaten Garut”, terdapat 23 bupati yang pernah menjabat.

Seperti yang telah dijelaskan dalam halaman Sejarah Singkat Garut, pembentukan Kabupaten Limbangan-baru berdasarkan Surat Keputusan Raffles sebagai Letnan Gubernur (Lieutenant Governor) di Indonesia adalah tanggal 16 Februari 1813. Bupati yang menjabat pada saat itu adalah RAA Adiwijaya (1813-1831), karena itu jika perhitungan masa pemerintahan Kabupaten Garut berawal dari sini maka RAA Adiwijaya merupakan Bupati Garut yang pertama.

Sejak 1 Juli 1913 Kabupaten Limbangan diganti menjadi Kabupaten Garut yang terjadi pada masa pemerintahan periode ke-4 sejak 1813, yaitu masa Bupati RAA Wiratanudatar (1871-1915), berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jenderal tanggal 7 Mei 1913 (Staatsblad Van Nederlandsch-Indie No.356: Besluit van den Gouverneur-General van Nederlandsch-Indie van 7 Mei 1913 No. 60). Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa RAA Wiratanudatar merupakan Bupati pertama yang memimpin wilayah pemerintahan dengan nama Kabupaten Garut.

Pada tanggal 14 Agustus 1925, berdasarkan keputusan Gubernur Jenderal, Kabupaten Garut disahkan sebagai daerah pemerintahan yang berdiri sendiri (otonom). Ini terjadi pada masa pemerintahan RAA Soeria Kartalegawa yang menjadi Bupati ke-5 sejak 1813 atau Bupati ke-2 sejak muncul nama Kabupaten Garut. Oleh karena itu, RAA Soeria Kartalegawa merupakan bupati pertama yang memimpin Kabupaten Garut sebagai daerah otonom.

Pada zaman kolonial Belanda, pergantian bupati yang berlaku di Kabupaten Garut identik dengan yang berlaku di kerajaan-kerajaan kuno Indonesia, yaitu bila Bupati meninggal atau berhenti karena hal tertentu, maka yang berhak menggantikannya adalah putera laki-laki tertua atau menantu laki-laki. Kalau pun tidak demikian, penggantinya masih memiliki hubungan darah atau kekerabatan yang dekat. Dari masa ke masa, tercatat bupati pertama RAA Adiwijaya (1813-1831) digantikan oleh puteranya RAA Kusumadinata (1831-1833) sebagai bupati kedua. Lalu bupati kedua diteruskan oleh menantunya Tumenggung Jayadiningrat (1833-1871) sebagai bupati yang ketiga. Masih memiliki ikatan kekeluargaan, bupati ketiga digantikan oleh RAA Wiratanudatar (1871-1915) sebagai bupati yang keempat. Selanjutnya bupati keempat digantikan oleh keponakannya Adipati Suria Kartalegawa (1915-1929) yang menjadi bupati kelima. Kemudian ia diteruskan oleh puteranya Adipati Moh. Musa Suria Kartalegawa (1929-1944) sebagai bupati keenam.

Dalam sejarah Garut, tercatat periode Bupati terlama yang memimpin hingga mencapai lebih dari 40 tahun yaitu RAA Wiaratanudatar (1971-1915). Sedikitnya ada tiga orang Bupati yang memimpin kurang dari satu atau dua tahun seperti R. Tumenggung Endung Suriaputra (1944-1945) atau Letkol Akil Ahyar Masyur (1966-1967).

Sejarah juga mencatat, bahwa sejak pemilihan bupati berdasarkan periode waktu, belum terdapat Bupati Garut yang memegang masa jabatan lebih dari satu periode.

Foto - Foto Bupati Garut Dari Masa Ke Masa

Sources

  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_Bupati_Garut -
  2. http://silsilahwasilah.blogspot.com/search/label/Dalem%20Cicondre -
  3. http://babadtanahcikundul.blogspot.com/2014/08/raden-aria-adipati-wira-tanu-datar-vii.html -

From grandparents to grandchildren

Grandparents
1. Rd. Aria Wiranagara (Rd. Aria Cikalong)
birth: calculated 1805, (1813-8)
2. Rd. Aria Natanagara (Dalem Rd. Moh. Tobri Bogor)
birth: calculated 1789, (1807-18)
occupation: 20 January 1807, Cutak Jampang (Gelar Demang)
occupation: 1813 - 1815, Bupati Bogor Ke 14
3. Nyi Rd. Meumeut
birth: calculated 1808, (1813-5)
4. Rd. Aria Adipati Surianata Kusumah (Raden Abas) / Wiratanudatar VII
birth: 1809, (1813-4)
title: Bupati Garut Ke III (1833 - 1871)
1. Rd. H. Muhammad Musa .
birth: 1822, Garut
death: 10 August 1886, Bogor
Grandparents
Parents
1. Dalem Dipati Aria Wiratanudatar VIII (Dalem Garut)
birth: Bupati Garut Ke IV (1871 - 1915)
4. RH Zainal Asikin (Hoofdpanghulu Limbangan)
birth: Limbangan, Hoofd Panghoeloe
5. R. Soeria Nata Madenda,
occupation: 7 December 1901 - 26 July 1903, Djasinga - Buitenzorg, Demang / Wedana
occupation: 26 July 1903 - 1 March 1911, Tjibinong - Buitenzorg, Demang / Wdana
16. R. Andu Surja Adi Widjaja (Hoofdjaksa Bandung)
occupation: Bandung, Hoofd Djaksa
2. RAA Surianata Legawa (Patih Sukabumi) / Rd. Kartawinata
occupation: 1852 - 1907, Patih Sumedang
Parents
 
== 3 ==
2. Rd. Aria Adipati Surianataatmaja (Rd. Abas)
title: Bupati Cianjur ke 14 (1932 - 1934)
1. Rd. Adipati Aria Soeria Kartalegawa I
title: Bupati Garut ke V (1915-1929)
== 3 ==
Children
Adipati Moh. Musa Suria Angga Kartalegawa
title: Bupati Garut Ke VI (1929-1944)
Children

Personal tools
In other languages