Kertawarman d. 628

From Rodovid EN
Person:70592
Limanseta.jpg
Lineage Tarumanegara
Sex Male
Full name (at birth) Kertawarman
Parents

Maharaja Suryawarman / [Tarumanegara] d. 561

Wiki-page [[1]]

Events

marriage: Setyawati [?]

561 - 628 title: Prabu Tarumanagara VIII

591 child birth: Rakyan Sancang / Sanghyang Borosngora [Tarumanegara] b. 591

628 death:

Notes

Kertawarman (maut 628) ialah raja Kerajaan Tarumanagara yang kelapan. Baginda mewarisi bapanya, Suryawarman, yang mangkat pada tahun 561 dan memerintah selama 67 tahun antara tahun-tahun 561 - 628.

Skandal besar terjadi pada masa Raja ke 8. Kertawarman menikahi Setyawati dari golongan sudra. Keadaan bertambah rumit karena Setyawati berpura pura hamil, padahal Kertawarman diketahui mandul. Untuk menutupi skandal ini sang Raja mengangkat anak angkat, Brajagiri, dari golongan sudra juga. Manuver yang gagal, karena suasana kerajaan memanas. Namun sampai akhir hayatnya, Kertawarman tetap menjadi raja.

Kertawarman kemudian digantikan oleh adiknya, Sudhawarman. Sudhawarman digantikan anaknya, Hariwangsawarman, yang beribu India, dan dibesarkan di kerajaan Palawa. Didikan India menjadikannya keras dalam memegang aturan kasta. Sehingga Brajagiri yang saat itu memegang jabatan senapati diturunkan pangkatnya menjadi penjaga gerbang keraton. Brajagiri yang sakit hati kemudian membunuh Hariwangsawarman. Tragedi kembali menyelimuti Tarumanagara.

Kertawarman merasa dirinya mandul, tahta Kerajaan diwariskan kepada adiknya Prabu Sudhawarman padahal sesungguhnya tanpa disadari sempat memiliki keturunan dari anak seorang pencari kayu bakar (wwang amet samidha) Ki Prangdami bersama istrinya Nyi Sembada tinggal di dekat Hutan Sancang di tepi Sungai Cikaengan Pesisir Pantai selatan Garut. Putrinya Setiawati dinikahi Kertawarman yang hanya digaulinya selama sepuluh hari, setelah itu ditinggalkan (dan mungkin dilupakan).

Setiawati merasa dirinya dari kasta sundra, tidak mampu menuntut kepada suaminya seorang Maharaja, ketika mengandung berita kehamilannya tidak pernah dilaporkan kepada suaminya hingga melahirkan anak laki-laki yang ketika melahirkan meninggal dunia. Anaknya oleh Ki Parangdami dipanggil Rakeyan mengingat keturunan seorang Raja, kelak Rakeyan dari Sancang itu pada usia 50 tahun pergi ke tanah suci hanya untuk menjajal kemampuan “kanuragan” Syaidina Ali bin Abi Thalib (599 -661) yang dikabarkan memiliki kesaktian ilmu perang/ ilmu berkelahi yang tinggi.

Rakeyan Sancang (lahir 591 M) putra Raja Kertawarman (Kerajaan Tarumanagara 561 – 618 M). Rakeyan Sancang inilah yang sering dirancukan dengan putra Sri Baduga Maharaja, yaitu Raja Sangara, yang menurut Babad Godog terkenal dengan sebutan Prabu Kiansantang atau Sunan Rohmat Suci.

Tidak terdapat banyak maklumat tentang Kertawarman. Namanya hanya tercantum dalam Naskhah Wangsakerta. Baginda mangkat pada tahun 628 dan diwarisi oleh puteranya, Sudhawarman .

From grandparents to grandchildren

Grandparents
Candrawarman
title: 515 - 535, Prabu Tarumanagara VI
death: 535
Grandparents
Parents
Maharaja Suryawarman /
title: 535 - 561, Tarumanagara, Prabu Tarumanagara VII
death: 561
Parents
 
== 3 ==
Sudhawarman
title: 628 - 639, Prabu Tarumanagara IX
death: 639
Kertawarman
marriage: Setyawati
title: 561 - 628, Prabu Tarumanagara VIII
death: 628
== 3 ==
Children
Children
Tarumanegara