R Ayu Malayasari

From Rodovid EN
Person:208817
Lineage Bratadiningrat - Banyumas
Sex Female
Full name (at birth) R Ayu Malayasari
Parents

R Adipati Mertadiredja I / R Adipati Bratadiningrat

Events

birth: Level 1 = putera ke 5 dari 12 putera R Adipati Brotodiningrat_(Bupati di Banyumas) NB: Garwo ampeyan Kanjeng Susuhunan PB V, di Surakarta

child birth: Gusti Pangeran Haryo Sinduseno

marriage: Kanjeng Susuhunan Pakubuwono V / Raden Mas Sugandi (Sunan Sugih) b. 1785 d. 5 September 1823

Notes

R Ayu Maloyosari, menikah dengan Kanjeng Susuhunan Paku Buwana ke V, ( garwo ampeyan ).

  1. SIlsilah Keluarga Trah Brotpodiningratan Banyumas - Halaman 1 s/d 6. Sarasilah Diposoepanan (Patih Purwokerto)

From grandparents to grandchildren

Grandparents
Grandparents
Parents
R Adipati Mertadiredja I / R Adipati Bratadiningrat
birth: R Tum.Bratadinngrat kedudukan pada genealogycal Level 3: Cucu RT Yudanegara /
title: Wedana Bupati Kanoman Banyumas Th. 1816 - 1830
burial: Dimakamkan di Pesarean Kebutuh - Sukaradja.
Parents
 
== 3 ==
Mas Ajeng Tirtasura
birth: Banyumas, Level 1 = putera ke 1 dari 12 putera R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas)
R Ngabei Kertadiredja / Ngabei di Sokaraja
birth: Level 1 = putera ke 2 dari 12 putera R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas)
occupation: Wedana Kace (Sokaraja).
Mas Ajeng Mertadikromo
birth: ., Level 1 = putera ke 3 dari 12 putera R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas)
Kanjeng Pangeran Adipati Arya Mertadiredja II
birth: Level 1 = putera ke 4 dari 12 putera R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas)
occupation: > Wedana Bupati Kanoman Banyumas, 21 NOP 1830 sd. 22 AGS -1831
 > Bupati Ajibarang 22-08-1831, sd 06-10-1832 > Bupati Purwokerto I, 6-10-1832, sd. 20-09-1853
marriage:
burial: Wafat dimakamkan di Pesarean Kalibogor-Purwokerto.
R Mertawidjaya .
birth: Level 1 = putera ke 6 dari 12 putera R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas)
occupation: Mantri Guru Sokaraja
Raden Ngabei Kramadiredja
birth: Level 1 = putera ke 7 dari 12 putera R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas)
occupation: Patih Sindusenan/Panewu Pinisepuh Kepatihan Surakarta
R Ayu Tjakradipura
birth: Level 1 = putera ke 8 dari 12 putera R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas)
Raden Ngabei Sasradiredjo
birth: Level 1 = putera ke 9 dari 12 putera R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas)
occupation: Patih Kabupaten Cilacap
R Ng Soerowidjaya / Mas Soerowigati
birth: level 1 = putera ke 4 /dari 12 putera dari R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas)
Raden Ayu Tumenggung Radjwanti II
birth: level 1 = putera ke 11 dari 12 putera dari R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas).
Raden Ngabei Surodimedja
birth: level 1 = putera ke 12 /dari 12 putera dari R Adipati Metadiredja I / R Adipati Bratadiningrat (Wedana Bupati Kanoman Banyumas)
occupation: Mantri Guru Jatilawang
R Ayu Malayasari
birth: Level 1 = putera ke 5 dari 12 putera R Adipati Brotodiningrat_(Bupati di Banyumas) NB: Garwo ampeyan Kanjeng Susuhunan PB V, di Surakarta
marriage: Kanjeng Susuhunan Pakubuwono V / Raden Mas Sugandi (Sunan Sugih)
== 3 ==
Children
Kanjeng Susuhunan Pakubuwono VI / Raden Mas Sapardan (Sinuhun Bangun Tapa)
birth: 26 April 1807, Surakarta
marriage: Gusti Kanjeng Ratu Ageng
marriage: Ratansari
title: 15 September 1823 - 1830, Susuhunan of Surakarta
death: 2 June 1849, Ambon, Pakubuwana VI meninggal dunia di Ambon pada tanggal 2 Juni 1849. Menurut laporan resmi Belanda, ia meninggal karena kecelakaan saat berpesiar di laut. Pada tahun 1957 jasad Pakubuwana VI dipindahkan dari Ambon ke Astana Imogiri, yaitu kompleks pemakaman keluarga raja keturunan Mataram. Pada saat makamnya digali, ditemukan bukti bahwa tengkorak Pakubuwana VI berlubang di bagian dahi. Menurut analisis Jend. TNI Pangeran Haryo Jatikusumo (putra Pakubuwana X), lubang tersebut seukuran peluru senapan Baker Riffle. Ditinjau dari letak lubang, Pakubuwana VI jelas bukan mati karena bunuh diri, apalagi kecelakaan saat berpesiar. Raja Surakarta yang anti penjajahan ini diperkirakan mati dibunuh dengan cara ditembak pada bagian dahi.
Children
Grandchildren
Grandchildren
Adipati Wirahutama IV - Wirasaba Yogjakarta
Bratadiningrat - Banyumas
Pakubuwono V
Pakubuwono VI
Wiraredja